Mengapa Kulit Berminyak Membutuhkan Pelembab? Bagaimana Memilihnya?

Tahukah Anda bahwa aktivitas sehari-hari, dapat menyebabkan wajah menjadi kering dan kusam. Selain karena paparan sinar matahari dan lingkungan yang kotor dan berdebu, penyebab kulit kusam juga bisa disebabkan oleh kelembaban kulit yang rendah.

Hal tersebutlah yang menjadi alasan kenapa Anda harus menggunakan Pelembab Wajah setiap hari. Bahkan hal ini juga dijelaskan oleh dokter kulit. Dimana pelembab adalah perawatan kulit yang harus dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Banyak dokter ahli kulit yang menganjurkan agar masyarakat memakai pelembab kulit setiap hari secara berulang.

Mengapa kulit bisa berminyak?

Kulit berminyak terjadi karena aktivitas berlebih kelenjar minyak. Hal ini terutama terkait dengan faktor hormonal. Karena itu semakin kita menua, produksi minyak juga menurun seiring dengan penurunan hormon. Namun, perlu diketahui bahwa minyak yang terbentuk di permukaan kulit tidaklah sebanding dengan tingkat hidrasi kulit. Minyak tidak selalu melembapkan dan kulit berminyak jelas tidak membuat kulit menjadi lebih halus atau kenyal.

Mengapa kulit berminyak tetap butuh pelembab?

Siapa bilang si kulit berminyak tidak butuh pelembab?. Nyatanya, mereka justru sangat membutuhkan pelembab karena kulit wajah mengeluarkan minyak berlebih sehingga lapisan kulit mengalami dehidrasi. Oleh karenanya, jangan sampai lewatkan pemakaian pelembab ini.

Banyak yang berusaha mengatasi minyak di permukaan kulit dengan lebih sering mencuci wajah. Ternyata mencuci wajah hanya menghilangkan minyak di permukaan, namun tidak menghidrasi kulit sehingga permukaan kulit menjadi kering, dan justru akan membuat kelenjar minyak di bawah permukaan kulit menghasilkan lebih banyak minyak. Jadi, pelembab tetap diperlukan untuk mempertahankan keseimbangan di permukaan kulit.

Selain itu, kandungan enzim alamiah di kulit membantu kulit mati mengelupas secara teratur. Bila kulit kering, enzim ini tidak dapat bekerja dengan baik dan menyebabkan kulit mati menumpuk sehingga kulit menjadi kasar dan kusam. Karenanya, pelembab tetap dibutuhkan oleh kulit berminyak sekalipun supaya tetap sehat, halus, dan cerah.


Apakah semua pelembab cocok untuk kulit berminyak?

Ternyata memilih pelembab untuk kulit berminyak tidak boleh sembarangan. Pemilihan pelembab pada tipe kulit ini harus dilakukan dengan hati-hati.

  • Baca label pada pelembab

Pilih pelembab oil-free dan tidak bersifat komedogenik. Pelembab oil-free akan tetap menjaga hidrasi kulit tanpa menambahkan kadar minyak di permukaan kulit. Produk dengan keterangan non-comedogenic telah diuji pada kulit berminyak atau berjerawat, dan biasanya tidak menyebabkan jerawat bertambah parah ataupun munculnya komedo/jerawat baru.

  • Periksa dengan saksama kandungan di dalam pelembab

Perhatikan bahan-bahan yang ada di dalam kandungan pelembab yang akan digunakan, ketahui mana kandungan yang akan membantu tampilan kulit dan mana yang mungkin justru akan memperburuk keadaan kulit berminyak. Bahan dasar air biasanya memiliki kandungan dengan akhiran –icone, contohnya silicone atau dimethicone. Dimethicone akan mampu melembapkan sekaligus membuat tampilan kulit lebih matte.

Pelembab yang mengandung asam laktat, asam glikolat, atau asam salisilat akan meningkatkan pergantian kulit, sehingga kulit berminyak tidak terlihat kusam. Minyak alamiah seperti minyak jojoba, minyak alpukat, atau minyak zaitun juga baik untuk menghaluskan dan menghidrasi kulit berminyak.

Hindari pelembab yang memiliki kandungan parafin atau cocoa butter yang justru dapat menyebabkan sumbatan pori.

  • Perhatikan tekstur pelembab

Pelembab memiliki variasi tekstur, dari yang paling ringan yaitu gel atau losion hingga yang berat seperti krim. Pada kulit berminyak, pilih pelembap dengan tekstur gel atau losion. Hindari pelembap dengan tekstur krim yang kental.

  • Tabir surya sebagai pelembab

Sebagai pilihan juga dapat digunakan tabir surya sebagai pelembab. Pelembabnya untuk menjaga hidrasi kulit, sementara kandungan tabir suryanya berguna untuk melawan efek tidak baik matahari sehingga kulit tetap cerah dan tidak cepat menua. Namun perlu diperhatikan tabir surya yang sesuai untuk kulit berminyak, karena alih-alih ingin membuat kulit lebih sehat malah kulit berjerawat yang didapat, mengingat tekstur produk tabir surya yang terlalu kental dapat menyumbat pori-pori.

  • Lakukan pola hidup sehat

Di samping penggunaan pelembab, hidrasi dan nutrisi dari dalam tubuh tetap diperlukan. Produk perawatan wajah terbaik saja tidak dapat selalu menjaga kesehatan kulit. Penuhi kebutuhan cairan, makan cukup buah dan sayuran, dan berolahraga teratur dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Untuk meningkatkan upaya menjaga kesehatan tubuh, suplementasi makanan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai kesimpulan, kulit membutuhkan hidrasi baik dari dalam maupun dari luar. Karena itu, kita harus mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh agar kulit terhidrasi dengan baik dari dalam, dan tidak lupa untuk mengaplikasikan pelembab pada permukaan luar kulit. Jadi sekalipun kulit Anda berminyak, tetap memerlukan pelembab. Bila Anda masih ragu dengan produk perawatan dan kosmetika yang sesuai untuk kulit berminyak Anda, segera kunjungi dokter Anda.