Rekomendasi Sepatu Lari Terbaik yang Terasa Nyaman di Kaki 2020


Membeli sepatu untuk olahraga tidak bisa asal pilih saja. Kamu harus menyesuaikan tipe sepatu dengan bentuk kaki. Tujuannya agar kaki tetap nyaman saat berlari ataupun saat melakukan olahraga lainnya. Agar tidak salah pilih sepatu, simak pembahasannya lebih lanjut, ya!

Sepatu lari yang menjadi kebutuhan untuk beraktivitas dalam olahraga lari memiliki model yang beragam. Dasar memilih sepatu yang tepat bukanlah dilihat dari segi warna, desain, merek, ataupun modelnya. Melainkan dilihat dari ukuran, tipe kaki, dan akan digunakan untuk melakukan kegiatan apa sepatu yang hendak kita beli.

Agar kita bisa nyaman menggunakan sepatu kita harus tahu bentuk kaki kita sendiri. Meski bentuk kaki umumnya adalah sama namun akan ada sedikit perbedaan pada beberapa bagian, contohnya pergerakan kaki saat berjalan dan berlari.

Jenis-jenis Sepatu Lari Berdasarkan Tipe Pronasi

Pronation atau pronasi merupakan bentuk pergerakan kaki saat berlari atau berjalan. Setiap orang memiliki tipe pergerakan yang berbeda-beda. Tipe under pronation adalah tipe telapak kaki yang cenderung bergerak ke arah luar atau bertumpu pada jari-jari kaki selain ibu jari.

Jenis sepatu yang cocok untuk tipe kaki under pronation ini adalah yang cushioning. Yakni jenis sepatu yang memiliki midsole lembut dan lapisan last yang bentuknya lebih melengkung sehingga membuat pergerakan kaki jadi lebih fleksibel. Lapisan last adalah lapisan bahan yang terdapat di antara insole dan midsole sepatu.

Neutral Pronation

Untuk tipe kaki neutral pronation, pergerakan telapak kaki bergulir ke arah depan dan bertumpu pada bagian depan secara merata. Jenis sepatu lari yang cocok digunakan untuk tipe kaki ini adalah neutral. Jenis sepatu running ini memiliki banyak bantalan tapi tidak terlalu memiliki banyak lengkungan pada bagian samping. Namun jenis kaki berpronasi netral ini juga cocok menggunakan sepatu lari jenis stability ataupun cushioning.

Over Pronation

Pada tipe pergerakan kaki over pronation, telapak kaki bergerak cenderung ke arah dalam di mana tumpuannya terdapat pada ibu jari dan jari telunjuk kaki. Sendi pada pergelangan kaki terpaksa memanjang sehingga bagian tulang kaki, bagian bawah, dan atas berputar ke arah dalam. Hal ini bisa memicu nyeri dan stres berlebihan pada otot kaki, sendi lutut dan pinggul.

Jenis sepatu yang cocok digunakan bagi pelari dengan tipe pronasi ini adalah yang ringan dan menengah seperti semi-curved atau stability. Sepatu jenis semi-curved ini memiliki dukungan dan bantalan yang seimbang karena adanya medial post. Yakni midsole dengan ketebalan ganda atau disebut juga dengan dual-density midsole yang letaknya terdapat pada tepi bawah kaki bagian dalam.